7 Bahaya Kecanduan Minuman Beralkohol

Alkohol merupakan minuman yang sering dijadikan pelarian untuk relaksasi dan meringankan beban fikiran. Namun faktanya mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat memunculkan efek kecanduan pada peminumnya. Sedangkan keaadaan tersebut  penting untuk diperhatikan karena dapat berpengaruh pada kesehatan peminumnya.

Selain dampak fisik yang bisa diakibatkan dari mengkonsumsi minuman beralkohol, juga terdapat aspek psikologis yang juga bisa ikut terdampak. Berikut merupakan 7 bahaya kecanduan minuman beralkohol.

  • Depresi

Konsumsi minuman beralkohol pada awalnya mungkin bisa membuat peminumnya merasa lebih tenang, damai dan bahagia. Namun dampak yang dapat ditimbulkan selanjutnya adalah alkohol dapat merusak sistem saraf khususnya bagian neurotransmitter. National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA), mengatakan bahwa alkohol memberikan efek jangka pendek berupa penurunan suasana hati yang selanjutnya berpotensi untuk menyebabkan penyusutan pada sel-sel otak sehingga memicu masalah seperti depresi.

  • Kegemukan

Alkohol selain memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi juga bisa memberikan efek peningkatan nafsu makan sehingga peminum alkohol perlu untuk memperhatikan keseimbangan makanannya ketika mengkonsumsi alkohol. Seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan tidak membatasi asupan makan secara tepat, maka dapat memunculkan risiko tinggi terjadinya obesitas.

  • Kerusakan Jantung

Ketika seseorang mengkonsumsi alkohol, tubuh akan memunculkan respon tenang dan bahagia. Namun diwaktu bersamaan, alkohol memiliki kandungan senyawa etanol yang dapat membuat beban jantung meningkan sehingga otot-otot jantung bekerja semakin keras. Di sisi lain, ketika orang tersebut dalam kondisi kecanduan, tingkat emosi peminum akan terstimulasi menjadi lebih tinggi dan jantung bekerja semakin kuat lagi. Sehingga bahaya kecanduan minuman beralkohol salah satunya yaitu dapat meningkatkan tekanan darah sampai berisiko untuk penyakit stroke.

  • Pangkreatitis

Pankreatitis atau peradangan pada pangkreas dapat terjadi karena alkohol atau etanol dapat menyebabkan penumpukan enzim di dalam pankreas. Penumpukan enzim yang berlebihan pada pangkreas tersebut dapat menimbulkan luka pada organ pangkreas yang ditandai dengan gejala sakit perut, mual, muntah, detak jantung meningkat, demam, dan diare.

  • Infeksi Paru-Paru

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat membuat imunitas tubuh menjadi lebih lemah. Hal tersebut menyebabkan mikroorganisme luar dapat dengan mudah masuk dan bersarang dalam tubuh. Organ yang paling berisiko terkena infeksi parah yaitu daerah paru-paru seperti tuberkulosis dan pneumonia. Jika imunitas tubuh seseorang melemah kemungkinan orang tersebut mengalami infeksi paru paru semakin tinggi.

  • Kerusakan Hati

Konsumsi alkohol erat dampaknya dengan kualitas organ hepar atau hati seseorang. Organ hati difungsikan untuk melawan toksik atau racun yang masuk ke dalam tubuh sehingga jika organ hati terganggu, racun dan mikroorganisme jahat dapat dengan mudah melemahkan tubuh peminumnya. Penyakit hati yang dapat timbul karena kecanduan alkohol yaitu sirosis hepatic.

  • Kerusakan Ginjal

Alkohol mempunyai efek diuretik sehingga dapat meningkatkan produksi urine dalam tubuh. Selanjutnya, pecandu akan menunjukkan respon sering miksi. Kondisi tersebut akan mempengaruhi kualitas kerja organ ginjal karena kesulitan untuk mengatur aliran urine dan cairan (distribusi ion natrium, kalium, dan klorida) ke seluruh tubuh. Hal tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh yang efek jangka pendeknya dapat berupa dehidrasi dan efek jangka panjangnya berupa gagal ginjal.

Alkohol memiliki dampak negatif yang lebih banyak jika dibandingkan dengan manfaatnya sehingga bahaya kecanduan minuman beralkohol yang sudah dijelaskan penting untuk dihindari dengan cara menjaga pola hidup sehat seperti melakukan aktivitas positif secara rutin, olahraga teratur, menghindari tempat yang berpotensi untuk minum alkohol, juga dengan menjaga kesehatan mental agar tetap baik.

About the Author: admin